Tips Budidaya Cabe Rawit di Rumah yang Bisa Anda Terapkan

Cabe rawit merupakan salah satu jenis yang akan memberikan rasa pedas ketika masak. Cabe ini merupakan jenis yang paling umum dipilih untuk masakan dan mudah dibeli. 

Akan tetapi cabe rawit mempunyai harga yang fluktuatif. Sehingga Anda bisa mendapatkannya dengan murah dan mendapatkan banyak cabe, akan tetapi kadang harganya juga mahal sehingga membuat penggemar makanan pedas khawatir. 

Saat harga cabe sedang mahal tersebut bisa untuk ditangani yaitu dengan menanam cabe sendiri. 

Anda bisa menanam cabe rawit di rumah dengan mudah menggunakan beberapa pertimbangan dan langkah yang bisa diikuti seperti di bawah ini.

Perhatikan Media Tanam

cabe rawit

Siapkan bahan seperti tanah, pupuk kandang atau kompor, dan juga sekam bakar. Untuk tiga bahan utama tersebut mempunyai perbandingan 3:2:1, sehingga 3 untuk tanah, 2 untuk pupuk kandang atau kompos, dan 1 untuk sekam bakar sebagai media tanamnya. 

Perhatikan Bibit Cabe

Tips selanjutnya untuk budidaya cabe rawit di rumah adalah dengan memilih bibit yang akan digunakan.

Anda bisa untuk memilih bibit cabe hibrida yang mempunyai banyak keunggulan yang bisa didapatkan. Untuk mendapatkan bibit yang terbaik, Anda bisa menggunakan beberapa cara seleksi yang mudah yaitu:

  • Mengambil langsung dari kulit buah cabe.
  • Buang biji yang ada di bagian pangkal dan ujung buah, dan gunakan biji yang ada di bagian tengah saja. Bagian tengah mempunyai biji paling berkualitas, sehingga bisa dipilih untuk budidaya cabe di rumah.
  • Rendam biji berkualitas tersebut dan buang biji yang mengambang. Sehingga dengan menggunakan cara ini akan bisa menghasilkan tanaman cabe yang berkualitas ketika sudah panen.
  • Jemur biji tersebut selama 3 hari sebelum akan ditanam.

Perhatikan Proses Penanaman

Anda juga bisa memperhatikan proses penanaman yang tepat dan dapat membuat panen cabe yang berkualitas. Setelah mendapatkan biji yang berkualitas, maka masukkan biji tersebut di dalam wadah yang juga telah diisi dengan tanah dan campurannya sebagai media tanam cabe. 

Anda bisa menanam cabe sedalam 0,5 cm dan tutup kembali permukaannya menggunakan media tanam. Anda bisa memperhatikan agar memilih tempat perawatan yang tepat hingga panen yaitu yang dapat memenuhi kebutuhan cahaya matahari sepanjang hari. 

Apabila tanaman cabe kurang sinar matahari dapat untuk membuat pohonnya menjadi lemas, umur panen lebih lama, dan juga produksi cabe yang sedikit.
 

Perhatikan Mulsa dan Air

Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah dengan memperhatikan mulsa dan air. 

Penyiraman tanaman cabe yang cukup adalah menerima 2 cm selama seminggu. 

Sedangkan bagi tanaman yang berada di daerah panas dan kering bisa ditambahkan dengan mulsa organik yang memberikan manfaat mempertahankan kelembapan tanah dan juga dapat membuat suhu tanahnya lebih pas sehingga bisa meningkatkan produktivitas.
 

Perhatikan Perawatan Hingga Panen

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka tentunya perhatikan tanaman hingga panen yaitu penyiraman dan pemberian pupuk yang tepat. 

Pastikan memberikan pupuk yang bisa menggunakan dua cara yaitu sistem kocor dan ditabur. Berikan pupuk tersebut secara merata dengan tanah. 

Sedangkan untuk penyiramannya pastikan dilakukan secara teratur dan juga menyeluruh hingga dalam agar dapat merangsang pertumbuhan tanaman lebih baik.
 
Di atas merupakan cara penanaman atau budidaya cabe rawit dengan mudah. Untuk mendapatkan panen yang produktif, pemilihan biji perlu diperhatikan dengan baik.

Selain menyeleksi secara mandiri, Anda juga bisa mendapatkan benih cabe dengan mudah dari TaniHub. Tempat ini selain menjual cabe berbagai jenis juga menyediakan benih cabe rawit yang mendukung Anda untuk dapat melakukan budidaya di rumah.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.