11 Perayaan Imlek Menarik di Kota-Kota Indonesia

Imlek merupakan suatu hari di mana semua orang bersuka cita merayakan tahun baru, terutama bagi mereka yang merupakan warga keturunan Tionghoa. Semua orang bersuka cita, menyambut tahun baru dengan doa dan harapan agar tahun mendatang membawa keberuntungan bagi mereka.

Ada banyak perayaan imlek yang dilakukan di Indonesia. Semuanya meriah dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat. Jadi, Imlek bukan hanya menjadi sebuah ajang untuk saling bertukar ucapan selamat imlek, tapi juga menjadi hari yang dirayakan dengan suka cita dan harapan yang tinggi.

11 Perayaan Imlek Menarik di Kota-Kota Indonesia

Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam bentuk perayaan imlek. Mulai daru ujung barat Indonesia, sampai kawasan timur juga merayakan imlek dengan meriah. Untuk mengetahui berbagai jenis perayaan imlek di Indonesia, berikut adalah daftarnya.

1. Basah-Basahan di Riau

Tidak seperti wilayah lain di Indonesia yang kebanyakan merayakan imlek dengan melakukan pawai yang meriah, Riau memiliki tradisi yang unik. Di Riau, warga akan banyak hadir sambil membawa berbagai perlengkapan air. Mereka akan ramai berperang air hingga berbasah-basahan. Mereka yang ikut perang air bahkan tidak hanya masyarakat keturunan Tionghoa saja, tapi masyarakat lainnya juga ikut menyemarakkan. Perayaan ini hampir mirip dengan perayaan songkran dirayakan di Thailand. Kegiatan ini dikenal dengan nama Ciancui.

2. Culture Week di Yogyakarta

Yogyakarta merayakan imlek dengan menyelenggarakan culture week atau pekan kebudayaan Tionghoa. Acara ini diadakan setahun sekali dan sudah dilaksanakan lebih dari 12 tahun. Tidak hanya sehari, acar ini bahkan dilaksanakan dalam waktu yang panjang, yaitu lebih dari seminggu. Hal ini menjadikan masyarakat tidak melewatkan acara yang meriah ini.

3. Pawai di Bogor

15 hari setelah imlek, Kota Bogor akan merayakan Cap Go Meh. Sama seperti di kawasan lainnya. Kota yang dikenal dengan sebutan kota hujan ini akan menyelenggarakan pawai yang meriah di pusat kota Bogot. Bahkan, biasanya dilakukan pawai yang tematik. Seperti pawai kesenian yang memadukan budaya Sunda dan Tionghoa.

4. Mempercantik Klenteng dan Vihara di Medan

Medan merupakan sebuah kota atau kawasan dengan penduduk yang beragam. Dan warga keturunan Tionghoa menjadi salah satu yang banyak jumlahnya. Sehingga tidak heran ketika Medan memiliki perayaan imlek yang meriah. Biasanya para warga akan mempercantik vihara dan klenteng tempat mereka biasa beribadah. Sehingga kesan meriah akan sangat terasa di Medan.

5. Grebeg Sudiro di Solo

Yogyakarta memiliki acara Grebeng Suro yang dirayakan setiap tahun baru Islam. sementara di Solo, ada acara Grebeg Sudiro yang dirayakan setiap imlek atau tahun baru Cina. Acara ini merupakan perpaduan antara kebudayaan lokal dan juga kebudayaan Tionghoa. Biasanya, acara ini terpusat di Kelurahan Sudiroprajan yang berada di pusat kota Solo.

6. Pasar Malam Khas Imlek di Semarang

Ada beragam macam kuliner khas Tionghoa yang dijajakan di pasar malam Semawis. Semawis sendiri adalah kawasan yang berada di Kota Semarang. Selain kuliner, pasar malam yang ada setiap imlek ini juga menyediakan beragam pertunjukkan budaya Tionghoa. Sehingga, masyarakat yang mendatangi pasar malam ini akan merasakan suasa imlek yang sesungguhnya.

7. Tatung di Singkawang

Pawai besar dan meriah selalu diadakan di Singkawang. Tapi, perayaan ini memang lain dari yang lain. Para peserta pawai biasanya akan kemasukan arwah dari leluhur. Kemudian mereka akan melakukan beragam atraksi ekstrem mirip seperti debus. Mereka akan menancapkan berbagai benda tajam ke tubuh mereka. Walau begitu, ada juga atraksi lain yang tidak terlalu ngeri. Seperti pawai kebudayaan Tionghoa lainnya.

8. Dharma Bakti Jakarta

Sembahyang biasanya adalah hal yang dilakukan masyarakat tionghoa saat imlek. Mereka akan mengharapkan kesehatan, kemakmuran, dan keberuntungan di tahun yang baru. Hal ini lah yang dilakukan banyak orang di Jakarta. Mereka akan mendatangi vihara dan klenteng. Salah satu yang dipadati dan juga meriah adalah vihara Dharma Bakti di Jakarta. Banyak orang akan bersembahyang, dengan mengenakan pakaian merah dan juga harum hio di seluruh area.

9. Sumur Tujuh Lubang di Depok

Ada acara unik yang dilakukan oleh warga Tionghoa Depok saat imlek. Biasanya mereka akan mendatangi Vihara Gayatri. Di sana, mereka akan beribadah, dan juga merayakan imlek dengan mandi bersama di sumur tujuh lubang. Dengan mandi di sumur-sumur ini, dipercaya warga akan mendapatkan jodoh, kesehatan, bahkan kemakmuran dan keberuntungan.

10. Sembahyang di Lombok

Sebuah klenteng tua dibangun di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Biasanya, masyarakat Lombok dan sekitarnya akan mendatangi klenteng yang didirikan sejak tahun 1840 ini. Klenteng bernama Po Hwa Kong ini merupakan klenteng yang berusia tua di lombok. Pada saat imlek, setiap sudutnya dimeriahkan dengan ornamen imlek. Walaupun tidak banyak warga keturunanTionghoa di Lombok, tapi setiap imlek, klenteng ini akan diramaikan banyak orang.

Baca Juga : Masih Ragu Pesan Tiket Online Pesawat? Simak Dulu Keuntungannya Ini!

11. Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang

15 hari setelah imlek, akan diadakan perayaan Cap Go Meh di Palembang. Biasanya, perayaan ini akan terpusat di Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan. Biasanya pulau ini akan dipenuhi masyarakat pada saat imlek. Mengingat terdapat beragam acara di pulau ini. Selain itu, terdapat juga sebuah klenteng yang dibangun khusus di Pulau Kemaro. Lengkap dengan pagoda-nya.

No comments

Powered by Blogger.