Inilah 5 Jenis Makanan Terbaik untuk Mengatasi Leukosit yang Terlalu Rendah

Leukosit atau sel darah putih merupakan bagian penting dari sistem kekebalan alami tubuh karena berfungsi melawan infeksi maupun penyakit. Sayangnya kadar sel darah putih bisa dalam kondisi berlebihan yang justru berbahaya seperti pada penderita kanker darah atau leukimia. Sebaliknya, ketika sel darah putih ini jumlahnya terlalu rendah maka efeknya sendiri juga tidak kalah berbahaya bagi tubuh. Sel darah putih yang jumlahnya rendah disebut sebagai kondisi leukopenia. 

Gambar terkait 
Makanan Terbaik untuk Mengatasi Leukopenia

Sel darah putih dihasilkan oleh sumsum tulang yang kemudian mengalir bersama darah dan juga ditemukan pada jaringan limfatik. Leukosit ini memiliki peran sangat penting bagi tubuh yakni menghentikan proses infeksi yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Hanya saja kadar jumlahnya harus seimbang, tidak boleh berlebihan ataupun sebaliknya. Manakala kadar leukosit terlalu tinggi maka berpotensi menyerang sel darah merah. Sedangkan ketika jumlahnya rendah maka berpotensi meningkatkan infeksi pada tubuh.

Apabila kondisi saat ini menunjukan gejala leukopenia dan sudah diperiksakan ke dokter, maka ikuti saran dan konsumsi obat yang diresepkan. Supaya kadar leukosit kembali normal bisa dipacu dengan mengkonsumsi beberapa makanan berikut ini:

1. Konsumsi kerang,

Kerang termasuk ke dalam jenis seafood dan di dalamnya terkandung zat besi yang cukup tinggi. Zat besi di dalamnya efektif memacu produksi sel darah termasuk leukosit sehingga ketika mengalami leukopenia. Sangat cocok mengkonsumsi kerang terutama yang baru saja dipanen supaya segar dan nutrisinya masih terjaga. Nantinya kadar leukosit dalam darah dan jaringan limfatik akan normal kembali.

2. Aneka jenis kacang-kacangan,

Apabila kesulitan untuk mendapatkan kerang misal karena tinggal di wilayah yang jauh dari pesisir atau laut. Maka bisa diganti dengan makanan lain yang baik untuk kondisi leukopenia, salah satunya adalah kacang-kacangan. Jenisnya beragam bisa dari kacang tanah, kacang almond, ataupun yang lainnya supaya tubuh memperoleh asupan protein dan zinc. Kedua senyawa tersebut bisa membantu mengurangi resiko turunnya kadar leukosit dalam darah.

3. Hati ayam,

Hati ayam menjadi menu yang sebaiknya disantap secara teratur untuk pemilik kondisi leukopenia. Sebab di dalamnya juga terkandung zinc yang ketika dikonsumsi rutin bisa meningkatkan produksi sel darah putih sampai 15% dalam sehari. Tentunya efektif mengatasi kondisi leukopenia agar tubuh memperoleh kembali daya tahannya. Konsumsi hati ayam juga mensuplay kebutuhan protein hewani sehingga sama baiknya untuk mencegah penurunan leukosit.

4. Daging sapi,

Bagi yang tidak cocok dengan sensasi rasa hati ayam yang khas maka bisa diganti dengan daging sapi. Daging sapi juga menjadi bahan makanan yang mengandung zat besi atau zinc cukup tinggi dan tentunya mengandung protein hewani. Asupan zat besi dari daging sapi efektif meningkatkan produksi sel darah putih secara alami. Nantinya bisa diolah menjadi beragam menu agar tidak bosan, dan sesekali bisa diselingi dengan hati ayam agar kadar leukosit segera normal.

5. Beragam jenis sayuran,
Tidak menyukai sayuran membuat asupan beberapa jenis nutrisi menjadi terbatas dan parahnya nutrisi ini efektif merangsang pembentukan sel darah putih. Maka ketika mengalami kondisi leukopenia usahakan untuk memperbanyak asupan sayuran. Sebab di dalam sayuran mengandung senyawa penting untuk meningkatkan produksi leukosit. Sekaligus membantu meningkatkan daya tahan alami tubuh, sehingga memperkecil resiko tubuh mengalami infeksi.

Makanan di atas memang efektif meningkatkan kadar leukosit di dalam darah, dan ketika mengalami leukopenia silahkan mengkonsumsinya secara teratur.

No comments

Powered by Blogger.